Senin, 10 Desember 2012

Laporan Produksi Ternak Unggas - Pengenalan Anatomi dan Struktur Bulu, Kulit, Kerangka Unggas


LAPORAN PRAKTIKUM
PRODUKSI TERNAK UNGGAS 







            Nama                                      : Erik Angga Saputra
            NPM                                       : E1C011025
            Prodi                                       : Peternakan
            Hari/Tanggal Praktikum        : Senin, 08 oktober 2012
            Judul Praktikum                    : Pengenalan Anatomi dan Struktur Bulu Unggas,
                                                              Pengenalan Anatomi dan Struktur Kulit Unggas,
                                                              Pengenalan Anatomi dan Struktur Kerangka
                                                              Unggas

            Dosen                                     : Ir. Kususiyah, MS
                                                              Ir. Hardi Prakoso, MP
            Co. Ass                                  : Novita
                                                             Rocky Ekstander




JURUSAN PETERNAKAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BENGKULU
2012


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
            Pada kegiatan praktikum yang dilakukan pada acara 2, 3 dan 5 sekaligus yang dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Peternakan UNIB. Adapun  tahapan acara tersebut dimulai dari Pengenalan Anatomi dan Struktur Bulu Unggas,  Pengenalan Anatomi dan Struktur Kulit Unggas,Pengenalan Anatomi dan Struktur Kerangka Unggas.

ü  BULU   :
            Tubuh unggas hampir seluruhnya tertutup oleh bulu. Bulu tersusun dari protein yang disebut keratin. Bulu merupakanan pertumbuhan kearah  luar epidermis yang membentuk bulu penutup tubuh (Plumae).Bulu unggas merupakanan bagian tubuh yang berfungsi sebagai pelindung tubuh dari luka atau infeksi karena gesekan langsung dengan benda keras atau tajam. Sebagai isolator menjaga suhu tubuh, sebagai sarana untuk terbang, secondary sex feather, secara praktis dapat digunakan ntuk mendeteksi kondisi kesehatan unggas.

ü  KULIT   : 
            Kulit unggas tergolong tipis bila dibandingkan dengan kulit ruminansia yang relatif tebal. Selain tipis, kulit unggas relatif kering karena tidak mempuyai kelnjar keringat. Kulit unggas mudah dilipat / ditarik, pada permukaan luarnya tampak tidak rata tetapi melipat-lipat sebagai tempat tumbuhnya bulu. Warna kulit unggas berbeda-beda diantara jenis unggas, bahkan dalam satu jenis ungas mempunyai warna yang berda-beda. Warna kulit terbentuk karena adanya pigmen. Warna kuning pada cakar (shank) dan warna kulit dikarenakan adanya penimbunan lemak atau pigmen lipokrom pada dermis dan tidak adanya pigmen melanin pada dermis atau epidermis. Warna kuning tersebut dapat dibentuk melalui pemberian pigmen karotenoid dalam pakan. Warna cakar pada bangsa ayam yang memiliki cakar kuning dapat digunakan sebagai seleksi untuk memilih ayam produksi atau tidak.
           
Pada umumnya Kulit unggas memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Ø  Tipis
Ø  Kering
Ø  Tidak mempunyai kelenjar keringat, namun memiliki kelenjar minyak
Ø  Mempunyai glandula uropygialis (preen gland)
Ø  Yang terdapat pada dasar ekor disebelah dorsal menghasilkan sekresi seperti minyak yang berguna untuk melicinkan kulit-kulitnya dengan jalan menggosok-gosok dengan paruhnya, sehingga kulit menjadi licin, mengkilap dan mempunyai sifat tahan air. (pada unggas air glandula tersebut lebih subur).
Ø  Mudah dilipat-lipat

ü  KERANGKA   :
            Pada dasarnya kerangka berguna untuk menunjang tubuh, melekatkan urat daging, melindungiorgan-organ yang vital, dan memberi bentuk tubuh. Kerangka unggas mempunyai tulang yang kompak, ringan, serta kuat. Hal ini diadaptasikan untuk terbang. Adanya rongga udara pada beberapa tulang merupakanan perluasan dari paru-paru (pulmo)yang berbentuk sebagai kantong membranosa yang tipis dan melebaryang menyusup dalam tulang dan diantara visceral.   
            
                Rangka memiliki rangkaian yang kompak, ringan, dan kuat, tulang bagian leher dan ekor mudah digerakkan, Tulang badan kaku, Tidak mempunyai gigi, Mempunyai pneumatic (rongga udara) beberapa tulang yang merupakan perluasan pulmo, berbentuk membranosa yang tipis dan melebar menyusup kedalam tulang diantara visceral, dan musculi di bawah kulit. Mempunyai Modullary bone (cadangan Calsium), Patagium (mempunyai lipatan kulit diantara leher dengan lengan, lengan dengan badan), Phygostyle (mempunyai alat kemudi), Sternum berbentuk khusus. Mempunyai Notarium (gabungan vertebrae thoracalis. Mempunyai os. lumbo sacrale (gabungan antara os lumbalis dan os sacralis. Mempunyai proc. Uncinati pada costae. Mempunyai lingkar bahu yang lengkap (os coracoideus, os clavicularis, dan os scapula), Menunjang tubuh,Melekatkan urat daging (otot),Melindungi organ vital,Memberi bentuk tubuh,Melindungi sumsum tulang,Cadangan sumber mineral (Calsium). 


1.2 Tujuan Praktikum
·         Untuk mengetahui anatomi struktur bulu unggas
·         Untuk mengetahui warna dan struktur anatimi kulit unggas
·         Untuk Mengetahui anatomi dan struktur kerangka unggas
·         Untuk mengetahui perbedaan anatomi kerangka unggas air dan darat.









BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
     
      Pengenalan Anatomi dan Struktur BuluUnggas

                Bulu berasal dari epidermis dan mirip dengan rambut pada manusia, berkembang dalam folikel. Bulu dalam hal ini adalah bulu ayam. Bulu ayam hampir menutupi seluruh tubuh kecuali paruh, balung, pial dan kaki.
Pada ayam dikenal tiga yakni :
a.        Bulu bentuk (contour feather) :
Bulu elar (untuk terbang) Bulu ekor (mengatur keseimbangan waktu terbang / remics)
            Remices primer : tumbuh dari daerah karpal dua, tiga dan digit.
            Remices sekunder : tumbuh dari daerah sayap dan selebihnya.
      b.      Bulu bawah (plumae) : lebih kecil dan halus
      c.       Bulu halus (fitoplumae) : lebih halus dari plumae
           Follikel bulu ayam menembus kulit secara miring, tertanam dalam sampai subkutis disebabkan karena bentuk bulu yang cukup besar.
           
Secara umum bagian bulu sebagai berikut :
a.       Tangkai
            Calamus          : bersifat tembus cahaya dan berongga berisi udara
            Rachys                        : merupakanan axis dari vekillum
  1. Sayap (Vexillum / vane) : berbentuk lamel yang langsing, tumbuh secara berpasangan dis : Barbs. Dari barbs tumbuh lamel berpasangan yang lebih halus dis : Barbules. Barbules yang keluar dari tiao barbs membentuk jalinan sehingga sayap cukup rapat dan elastis yang menguntungkan waktu terbang.
(Sumber : Materi Perkuliahan Produksi Ternak Unggas oleh Ir. Hardi,MP)



      Pengenalan Anatomi dan Struktur Kulit Unggas

            Secara garis besar kulit ayam sama dengan mamalia, terdiri atas epidermis dan korium. Lapisan epidermis agak tipis hanyai beberapa lapis sel. Strtaum korneum jelas, papil tidak tampak . Korium terdiri atas dua bagian, bagian superfisial jalinan serabut kolagen lembut dan bagian profundal lebih kasar.
            Sub kutis tebal dan banyak mengandung lemak, oleh sebab itu gampang digeser, sedangkan subkutis pada kaki tipis, karena kurang bertaut erat pada tulang kecuali bantalan kaki yang agak tebal dan padat dengan sel lemak dengan septa dan mengandung pembuluh darah.
     




      Pengenalan Anatomi dan Struktur Kerangka Unggas
           
     Unggas Mempunyai pneumatic (rongga udara) beberapa tulang yang merupakanan perluasan pulmo, berbentuk membranosa yang tipis dan melebar menyusup kedalam tulang diantara visceral, dan musculi di bawah kulit dan empunyai Modullary bone (cadangan Calsium)

Kerangka unggas mempunyai ciri sebagai berikut :
                  1.       Menunjang tubuh
                  2.       Melekatkan urat daging (otot)
                  3.       Melindungi organ vital
                  4.       Memberi bentuk tubuh
                  5.       Melindungi sumsum tulang
                  6.       Cadangan sumber mineral (Calsium)

(Sumber : Materi Perkuliahan Produksi Ternak Unggas oleh Ir. Hardi,MP)













BAB III
METODELOGI PENELITIAN

3.1  Bahan dan Alat        :
Pengenalan Anatomi dan Struktur Bulu Unggas :
§  Bulu Ayam boiler jantan & betina
§  Kaca pembesar
Pengenalan Anatomi dan Struktur kulit Unggas :
§   Kulit Ayam boiler jantan & betina
§   Puyuh jantan & betina
§   Itik jantan & betina
§   Lup
§   Pisau
§   Talenan
§  Timbangan
Pengenalan Anatomi dan Struktur kerangka Unggas :
§  Kerangka Ayam jantan & betina
§  Lup
3.2  Metode Pengamatan            :
Pengenalan Anatomi dan Struktur Bulu Unggas :
§  Ambil sehelai bulu bagian kepala, leher, badan, dan sayap, kemudian amati bagian bagiannya .
§  Gambar anatomi dan struktur bulunya.
Pengenalan Anatomi dan Struktur kulit Unggas :
§  Timbang berat badan unggas yang tersedia potong & bului
§  Amati warna kulit bagian badan & kakinya
§  Amati bagian kulit bekas tumbuhnya bulu kemudian gambar
§  Lepas dari tubuh, amati & bila ada lemak yang menempel pada kulit lepaskanlah
§  Timbang berat kulit seluruhnya.
            Pengenalan Anatomi dan Struktur kerangka unggas :           
§  Amati kerangka ayam dan itik yang tersedia
§  Kemudian gambar dan sebutkan bagian bagiannya.

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Pengamatan

       MAAF GAMBARNYA BELUM LENGKAP !!


4.2  Pembahasan       :

            Dari hasil praktikum yang telah diujikan pada acara 2, 3 dan 5 tentang  Pengenalan Anatomi dan Struktur Bulu Unggas,  Pengenalan Anatomi dan Struktur Kulit Unggas,Pengenalan Anatomi dan Struktur Kerangka UnggasMaka dapat dibahas :
§  Pengenalan Anatomi dan Struktur Bulu Unggas        :
Pada bulu unggas di bagian kepala.dada,sayap dan ekor itu berbeda. Karena bulu pada kepada unggas itu cendrung tipis dan pendek di bandingkan dengan  bulu pada sayap unggas yang panjang dan tebal karena bulu pada lokasi ini di gunakan untuk tebang begitupun bulu pada ekor unggas yang meiliki struktur yang sangat tebal dankeras dari pada bagian dada dan kepala. selain itu Bulu tersusun dari protein yang disebut keratin. Bulu merupakanan pertumbuhan kearah  luar epidermis yang membentuk bulu penutup tubuh (Plumae).Bulu unggas yaitu bagian tubuh yang berfungsi sebagai pelindung tubuh dari luka atau infeksi karena gesekan langsung dengan benda keras atau tajam. Sebagai isolator menjaga suhu tubuh, sebagai sarana untuk terbang, secondary sex feather, secara praktis dapat digunakan ntuk mendeteksi kondisi kesehatan unggas. 
§  Pengenalan Anatomi dan Struktur Kulit Unggas       :
Kulit unggas itu lebih tipis dibanding kulit ruminansia dan kulit umggas tergolong kering karena unggas  tidak mempunyai kelenjar keringat. Selain itu struktur kulit unggas juga lentur dan bisa ditarik tarik .warna kulit pada unggas terbentuk karna adanya pingmen warna kuning pada cakar  (shak). dan warna kulit dikarenakan adanya penimbunan lemak atau pigmen lipokrom pada dermis dan tidak adanya pigmen melanin pada dermis atau epidermis. Warna kuning tersebut dapat dibentuk melalui pemberian pigmen karotenoid dalam pakan. Warna cakar pada bangsa ayam yang memiliki cakar kuning dapat digunakan sebagai seleksi untuk memilih ayam produksi atau tidak.dan yang terdapat pada dasar ekor disebelah dorsal menghasilkan sekresi seperti minyak yang berguna untuk melicinkan kulit-kulitnya dengan jalan menggosok-gosok dengan paruhnya, sehingga kulit menjadi licin, mengkilap dan mempunyai sifat tahan air. (pada unggas air glandula tersebut lebih subur).
§  Pengenalan Anatomi dan Struktur Kerangka Unggas            :
Pada kerangka bisa dilihat dengan mata telanjang bahwa kerangka ayam tidak sama dengan kerangka itik karena kerangka itik memiliki leher lebih panjang dan tulang rusuk lebih banyak dari pada ayam .
            Ruas leher pada itik adalah 12 ruas
            Tulang rusuk pada itik adalah 8.
            Sedangkan ruas tulang leher pada ayam adalah 9 ruas
            Dan tulang rusuk pada ayam adalah 7 .
            Sealin itu itu kaki itik dan ayam juga berbeda karna kaki itik lebih panjang
            dari pada kaki  ayam itu di sebabkan karena itik habitatnya di air.

BAB V
PENUTUP

5.1  Kesimpulan                                 
            Dari praktikum yang telah diujikan maka dapat disimpulkanbahwa  :
·         BULU             :
Bulu unggas itu struktunya kering karena unggas tidak mengandung kelenjar keringat.
Bulu pada kepaLA unggas itu cendrung tipis dan pendek di bandingkan dengan  bulu pada sayap unggas yang panjang dan tebal karena bulu pada lokasi ini di gunakan untuk tebang begitupun bulu pada ekor unggas yang meiliki struktur yang sangat tebal dankeras dari pada bagian dada dan kepala. selain itu Bulu tersusun dari protein yang disebut keratin.
·         KULIT                       :
Warna kulit unggas berbeda-beda diantara jenis unggas, bahkan dalam satu jenis ungas mempunyai warna yang berda-beda.
Warna kulit terbentuk karena adanya pigmen.
Warna kuning pada cakar dan warna kulit dikarenakan adanya penimbunan lemak atau pigmen lipokrom pada dermis dan tidak adanya pigmen melanin.
Warna kuning  dapat dibentuk melalui pemberian pigmen karotenoid dalam pakan.
            Pada umumnya Kulit unggas memiliki struktur yang :
-             Tipis
-                      Kering  
-                Tidak mempunyai kelenjar keringat, namun memiliki kelenjar minyak
-                Mempunyai glandula uropygialis (preen gland)
-                Mudah dilipat-lipat

·         KERANGKA              :
            Pada kerangka unggas :
            Ruas leher pada itik adalah 12 ruas
            Tulang rusuk pada itik adalah 8.
            Sedangkan ruas tulang leher pada ayam adalah 9 ruas
            Dan tulang rusuk pada ayam adalah 7 .
            Sealin itu itu kaki itik dan ayam juga berbeda karna kaki itik lebih panjang
            dari pada kaki  ayam itu di sebabkan karena itik habitatnya di air.


5.2  Saran
Semoga diakhir praktikum ini mahasiswa mengerti nama nama serta bagian bagian dari acara acara yang tlah diujikan



DAFTAR PUSTAKA

·         Prakoso.Hardi, 2012.Materi Perkuliahan Produksi Ternak Unggas
             Fakultas Peternakan Universitas Bengkulu. Bengkulu.
·         (Sumber) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12485697,2010/diakses pada hari                 rabu 28 november 2010 pada jam 21:03 WIB.

















2 komentar:

kira raitou mengatakan...

blognya sangat membantu...
terimakasih

Erik angga saputra mengatakan...

oke sama sama :)